Halo Bikerzzz…
Sunmori adalah aktivitas yang jamak dilakukan oleh para pengendara sepeda motor pada Minggu pagi, yaapss, seperti namanya Sunmori (Sunday Morning Ride) alias aktivitas berkendara pada hari Minggu pagi.
Minggu yang identik dengan hari libur bagi banyak orang mulai dari para pekerja, anak sekolahan hingga berbagai latar belakang profesi lainnya, kondisi lalu lintas relatif lebih sepi apabila dibandingkan dengan momen weekdays dari Senin hingga Jum’at. Asik dong kalau Minggu pagi dilalui dengan aktivitas riding bareng motor kesayangan dan orang-orang terdekat bagi keluarga, pacar maupun geng tongkrongan.
Di Sumatera Barat sendiri ada banyak rute Sunmori keren, dimana beberapa diantaranya ada rute Kelok 44 – Maninjau, Malalak dan Palupuh di Kabupaten Agam, lalu ada Rute Alahan dan Singkarak Panjang di Kabupaten Solok, Kawasan Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan, Kawasan Pagaruyung dan Desa terindah di Tanah Datar, dan tentunya masih banyak lokasi eksotis lainnya yang tersebar di seantero Sumatera Barat.
Aktivitas Sunmori ini seru, baik Solo maupun Group Riding. Bisa ngegas motor dengan santai Minggu pagi hingga usai, menempuh puluhan maupun ratusan kilometer dengan hamparan view alam yang luar biasa, bikin mood jadi lebih baik tentunya.
Namun, belakangan sering terdengar ada kasus kecelakaan di berita-berita yang melibatkan para pehobi Sunmori di media sosial, berita yang sebenernya tidak perlu terjadi jika Sunmorinya dilakukan dengan tertib tanpa ada aksi pamer freestyle dan sikap arogan saat berada di jalan raya.
Dua hari lalu misalnya, kasus kecelakaan saat para pemotor yang melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya di kawasan Senayan Jakarta Pusat. Sangat disayangkan karena dari video yang beredar, ada aksi speeding dan wheelie yang dilakukan oleh para pemotor yang ditenggarai menggunakan motor gede/ moge tersebut, yang melibatkan pengguna jalan lainnya celaka akibat ulah barbar mereka.
Skill berkendara dan Etika di jalan raya jadi penentu
Soal skill berkendara, memang dapat dinilai dari beberapa aspek, salah satunya dari keterampilan yang dimiliki oleh pengendara tersebut. Tidak hanya bisa melaju kencang, tapi juga harus mahir dalam bermanuver baik pada kecepatan tinggi maupun rendah. Hal ini juga masih perlu ditopang oleh Riding Attitute. etika saat berkendara. Sikap berkendara yang tidak arogan dan saling respek dengan pemakai jalan lainnya, tentu akan berpengaruh besar pada kenyamanan dan keamanan berkendara.

Tinggalkan Balasan